Wednesday, February 4, 2026
HomeNasionalPeristiwaMentan Dorong Alih Tanam di Lereng Curam untuk Tekan Risiko Longsor

Mentan Dorong Alih Tanam di Lereng Curam untuk Tekan Risiko Longsor

Jakarta (NSM), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lahan pertanian dengan tingkat kemiringan lebih dari 45 derajat tidak lagi layak digunakan untuk budidaya sayuran. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi.

Pemerintah karena itu mendorong penataan ulang pola tanam di kawasan rawan bencana. Komoditas hortikultura yang selama ini ditanam di lereng curam akan dialihkan ke tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, dan alpukat. Tanaman-tanaman tersebut dinilai memiliki sistem perakaran yang lebih dalam dan kuat sehingga mampu menahan struktur tanah.

BACA : 6 Objek Wisata Alam Tutup Sementara Usai Longsor di Cisarua

Kebijakan ini disampaikan saat kunjungan ke kawasan terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1). Menurut Amran, langkah penyesuaian jenis tanaman menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana yang berbasis pada tata kelola lahan pertanian.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiapkan anggaran khusus bagi penataan ulang lahan di wilayah rawan longsor. Pelaksanaannya menunggu usulan resmi dari pemerintah daerah setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Penataan ulang ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang menargetkan pengembangan tanaman perkebunan hingga sekitar 870.000 hektare secara nasional. Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut, mengingat dampak lingkungan yang ditimbulkan jika pola tanam tidak disesuaikan dengan kondisi geografis.

Kementerian Pertanian menilai praktik penanaman hortikultura di lereng dengan kemiringan antara 20 hingga 45 derajat memiliki potensi besar memicu degradasi tanah. Jika dibiarkan tanpa penyesuaian, pola tersebut berisiko menyebabkan bencana serupa berulang di masa mendatang.

Dalam kunjungan yang sama, Kementerian Pertanian juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Cisarua melalui Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari respons darurat dan pemulihan awal.

Advertisement
RELATED ARTICLES
- Advertisement -

Most Popular

- Advertisement -