Friday, April 4, 2025
HomeInternasionalTimur Tengah & AfrikaPuluhan Ribu Warga Palestina Kembali ke Gaza Utara, Hamas Klaim Kemenangan

Puluhan Ribu Warga Palestina Kembali ke Gaza Utara, Hamas Klaim Kemenangan

Views: 0

Gaza, Newsindomedia – Puluhan ribu warga Palestina akhirnya kembali ke Gaza utara untuk pertama kalinya sejak serangan besar-besaran Israel pada Oktober 2023. Peristiwa ini terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel, yang mulai efektif sejak Minggu (19/1/2025).

Kembalinya warga ini menjadi simbol penting bagi Hamas, yang mengklaimnya sebagai kemenangan besar melawan Israel. “Ini adalah deklarasi kegagalan dan kekalahan bagi pendudukan Israel dan rencana pengusiran mereka,” ungkap Izzat Al-Rishq, pejabat senior Hamas, dikutip dari Anadolu Agency, Senin (27/1/2025).

Menurut Al-Rishq, keberhasilan ini menunjukkan bahwa rakyat Palestina tetap teguh mempertahankan hak dan tanah mereka meski menghadapi agresi berkepanjangan. Ia juga menyerukan peningkatan pengiriman bantuan dan proses pemulihan di seluruh Gaza, yang terdampak parah akibat konflik.

Ribuan Warga Palestina Mulai Pulang

Ribuan warga Palestina mulai bergerak kembali ke wilayah Gaza utara melalui Koridor Netzarim dan pesisir Jalan Al-Rashid. Militer Israel mengizinkan warga kembali dengan berjalan kaki sejak pukul 7 pagi waktu setempat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya melaksanakan kesepakatan gencatan senjata yang telah dirancang untuk mengurangi ketegangan. Gencatan ini juga mencakup pembebasan tiga tawanan Israel, termasuk seorang wanita bernama Arbel Yehud, sebagai hasil mediasi oleh Qatar.

Dampak Konflik yang Berkepanjangan

Sejak dimulainya serangan militer pada Oktober 2024, Gaza mengalami kerusakan parah. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina dan menghancurkan ribuan rumah serta infrastruktur penting.

Hamas menyebut kembalinya warga ke wilayah utara Gaza sebagai tanda bahwa rencana pengusiran massal oleh Israel tidak berhasil. “Rakyat kami tetap teguh, dan ini adalah bukti bahwa pendudukan gagal mencapai tujuan agresif mereka,” tegas Al-Rishq.

Upaya Pemulihan di Tengah Keterbatasan

Meskipun gencatan senjata membawa harapan baru, situasi di Gaza tetap memprihatinkan. Bantuan kemanusiaan dan proses rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak. Hamas mendesak komunitas internasional untuk mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah yang terkena dampak perang.

Ad

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

Comments are closed.

Ad

- Advertisment -

Most Popular