Al-Ahli terus menjaga tekanan di papan atas Liga Arab Saudi setelah meraih kemenangan 2-0 atas Al-Hazem. Tambahan tiga poin ini membuat Al-Ahli melompati Al-Nassr dan naik ke peringkat kedua klasemen sementara, sekaligus tetap berada dalam jarak dekat dengan pemuncak klasemen, Al-Hilal.
Pertandingan yang digelar di kandang sendiri itu sempat berjalan tidak mudah bagi tuan rumah. Al-Hazem tampil cukup rapat pada babak pertama, memaksa Al-Ahli bersabar dalam membangun serangan. Beberapa peluang hadir melalui Mohammed Abdulrahman dan Franck Kessie, namun kiper Al-Hazem, Bruno Varela, masih mampu mengamankan gawangnya dalam setengah jam awal laga.
Situasi berubah ketika Varela mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan. Penggantinya, Ibrahim Zaied, langsung mendapat ujian. Ia sempat menggagalkan sundulan Ibanez dan melihat bola hasil sepakan Galeno membentur mistar gawang, sebuah momen yang membuat stadion bergemuruh.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Ivan Toney, yang kembali menjadi tumpuan lini depan, mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti. Gol ini mengubah tempo permainan, meski Al-Hazem masih berusaha bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Zaied tampil cukup sigap dan beberapa kali menahan tekanan Al-Ahli. Namun, pada menit ke-58, ia hanya mampu menepis sundulan Ibanez dari situasi sepak pojok. Bola muntah langsung disambar Toney dengan sentuhan pertama ke gawang kosong, menegaskan dominasi tuan rumah.
Al-Hazem tidak banyak memberikan ancaman balasan. Petaka datang pada menit ke-76 ketika upaya Sultan Tanker untuk memotong umpan silang Abdulrahman justru berujung gol bunuh diri. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini menegaskan peran penting Ivan Toney dalam perjalanan Al-Ahli musim ini. Penyerang asal Inggris tersebut kini mengoleksi 19 gol liga, dengan 16 di antaranya dicetak di kandang. Catatan ini memperkuat statusnya sebagai top skor tim.
Di sisi lain, Al-Ahli juga mencatat rekor tersendiri. Pasukan Matthias Jaissle kini meraih tujuh kemenangan beruntun di kandang pada kompetisi liga, sebuah capaian yang untuk pertama kalinya terjadi dalam sejarah klub. Dengan Al-Hilal hanya unggul tiga poin di puncak klasemen, persaingan menuju gelar juara dipastikan masih terbuka.


