Friday, April 4, 2025
HomeInternasionalEropaSerangan Rusia di Sumy: 88 Korban Termasuk 17 Anak-Anak

Serangan Rusia di Sumy: 88 Korban Termasuk 17 Anak-Anak

Views: 0

Sumy, Ukraina — Kota Sumy di timur laut Ukraina kembali menjadi sasaran serangan Rusia pada Senin, 24 maret 2025, menewaskan puluhan warga sipil dan melukai 88 orang, termasuk 17 anak-anak. Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomasi gencatan senjata antara Rusia dan AS di Arab Saudi, mempertanyakan komitmen Moskow untuk mengakhiri perang.

Dampak Serangan: Sekolah Hancur, Warga Mengungsi

Gubernur Sumy Volodymyr Artiukh mengkonfirmasi bahwa rudal menghantam distrik padat penduduk, merusak dua sekolah dan beberapa blok apartemen.

“Anak-anak sedang berada di tempat perlindungan saat serangan terjadi. Mereka semua selamat, tapi banyak yang mengalami trauma,” kata Artiukh dalam siaran televisi nasional.

Video dari lokasi kejadian menunjukkan asap hitam membumbung tinggi, bangunan rusak parah, dan mobil-mobil dengan kaca pecah berhamburan. Tim penyelamat masih berusaha mengevakuasi warga yang terjebak di reruntuhan.

Zelenskyy Kecam Rusia: “Bicara Damai, Tapi Lanjutkan Pemboman”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ini sebagai bukti “kebrutalan Rusia yang terus berlanjut”.

“Mereka berbicara tentang perdamaian di meja perundingan, tetapi membunuh warga sipil di Sumy. Ini kemunafikan!” tegas Zelenskyy dalam pidato malamnya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menambahkan:
“Jika Rusia benar-benar ingin damai, mereka harus berhenti menyerang kota-kota kami.”

Gencatan Senjata atau Permainan Waktu Rusia?

Serangan ini terjadi bersamaan dengan pertemuan pejabat Rusia dan AS di Arab Saudi untuk membahas kemungkinan gencatan senjata. Namun, aksi militer Rusia justru semakin intensif.

Analis pertahanan menduga serangan ini adalah strategi tekanan Moskow sebelum negosiasi, sementara aktivis HAM mengecamnya sebagai pelanggaran hukum perang.

Sumy: Kota Perbatasan yang Terus Diteror

Sumy, yang hanya berjarak 30 km dari perbatasan Rusia, kerap menjadi sasaran serangan drone dan rudal. Pejabat setempat melaporkan bahwa sebuah fasilitas industri juga ikut hancur dalam serangan terbaru ini.

Warga yang selamat kini mengungsi ke wilayah lebih aman, tetapi banyak yang kehilangan rumah dan keluarga.

Sourcereuters

Ad

RELATED ARTICLES

Ad

- Advertisment -

Most Popular