Friday, April 4, 2025
HomeNewsNasionalPresiden Prabowo Subianto Siap Luncurkan 30 Mega Proyek Investasi pada 2025

Presiden Prabowo Subianto Siap Luncurkan 30 Mega Proyek Investasi pada 2025

Views: 0

Gresik, Jawa Timur – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius pemerintahannya untuk meluncurkan 30 mega proyek investasi pada tahun 2025. Proyek-proyek raksasa ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia, menciptakan jutaan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian smelter pemurnian emas milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, pada Senin, 17 Februari 2025.

“Kami telah memutuskan untuk memulai kurang lebih 30 proyek besar mulai tahun ini,” ujar Prabowo dengan penuh semangat. Awalnya, rencana ini hanya mencakup 20 hingga 21 proyek, namun setelah mengevaluasi kapasitas dan potensi, jumlahnya ditingkatkan menjadi 30 proyek. “Kami melihat ada kemampuan dan kemungkinan untuk mencapai hampir 30 proyek, yang cukup besar skalanya,” tambahnya.

Fokus pada Sektor Pertanian dan Perikanan
Prabowo menekankan bahwa sektor pertanian dan perikanan akan menjadi prioritas utama dalam mega proyek ini. Menurutnya, kedua sektor ini memiliki peran strategis dalam menghasilkan devisa negara dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. “Investasi di sektor pertanian dan perikanan sangat penting bagi Indonesia karena selain menghasilkan devisa, juga bersifat padat karya,” jelasnya.

Presiden juga optimistis bahwa proyek-proyek ini akan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak daripada jumlah pengangguran saat ini. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024 mencatat ada 7,2 juta pengangguran di Indonesia. Prabowo menjanjikan bahwa 30 mega proyek ini akan menyediakan sekitar 8 juta lapangan kerja baru. “Perkiraan kami, program investasi ini bisa menciptakan kurang lebih 8 juta pekerjaan,” ujarnya.

Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional
Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sangat optimistis dengan perkembangan ekonomi Indonesia. Ia menyebut bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, yang harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan rakyat. “Sekarang menjadi tugas dan kewajiban kami untuk mengelola sumber daya tersebut dengan sebaik-baiknya, dengan tata kelola yang baik (good governance), transparansi, dan akuntabilitas,” tegasnya.

Mega proyek ini diharapkan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan pembangunan. Proyek-proyek tersebut akan tersebar dari sektor hulu yang strategis hingga hilir yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Ad

RELATED ARTICLES

Ad

- Advertisment -

Most Popular