Friday, April 4, 2025
HomeEkonomiBisnis & KeuanganBYD Catat Pertumbuhan Penjualan Tertinggi di Indonesia pada Februari 2025

BYD Catat Pertumbuhan Penjualan Tertinggi di Indonesia pada Februari 2025

Views: 0

Penjualan mobil BYD, merek otomotif asal China, mencatat pertumbuhan paling pesat di Indonesia pada Februari 2025. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan wholesale BYD melonjak 25,6% menjadi 1.399 unit, sementara penjualan ritelnya naik 48,1% menjadi 1.488 unit. Pertumbuhan ini jauh melampaui performa merek-merek Eropa dan Jepang, termasuk Toyota dan Mercedes-Benz.

Meski demikian, pangsa pasar BYD di Indonesia masih tergolong kecil, yaitu hanya 1,3% untuk penjualan wholesale dan ritel. Angka ini masih jauh di bawah Toyota, yang tetap menjadi pemimpin pasar dengan pangsa 32,5% di kedua segmen. Namun, pertumbuhan Toyota terbilang stagnan, dengan penjualan wholesale hanya naik 3,7% menjadi 31.589 unit dan penjualan ritel tumbuh tipis 0,4% menjadi 30.107 unit.

Mercedes-Benz Alami Penurunan Penjualan

Sementara itu, Mercedes-Benz, yang merupakan pemimpin pasar mobil Eropa di Indonesia, justru mengalami penurunan penjualan. Pada Februari 2025, penjualan wholesale Mercedes-Benz turun 13,3% menjadi 357 unit, sedangkan penjualan ritelnya turun 15,4% menjadi 330 unit. Penurunan ini menunjukkan tantangan yang dihadapi merek-merek Eropa dalam menghadapi persaingan dengan merek-merek Asia, terutama China.

Pasar Mobil Indonesia Secara Keseluruhan

Secara keseluruhan, pasar mobil Indonesia pada Februari 2025 menunjukkan tren yang beragam. Penjualan wholesale naik tipis 0,3% menjadi 95.377 unit, sementara penjualan ritel justru turun 3,9% menjadi 87.384 unit. Data ini mengindikasikan bahwa meskipun ada pertumbuhan di beberapa segmen, pasar otomotif Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal daya beli konsumen.

Faktor Pendukung Pertumbuhan BYD

Pertumbuhan pesat BYD tidak lepas dari strategi agresif merek ini dalam memasuki pasar Indonesia. Dengan menghadirkan mobil-mobil listrik dan hybrid yang ramah lingkungan, BYD berhasil menarik minat konsumen yang semakin peduli terhadap isu lingkungan dan efisiensi energi. Selain itu, harga yang kompetitif dan fitur teknologi canggih juga menjadi daya tarik utama produk-produk BYD.

Meski mencatat pertumbuhan yang mengesankan, BYD masih harus berjuang untuk memperluas pangsa pasarnya di Indonesia. Tantangan utama adalah membangun kepercayaan konsumen terhadap merek China, yang selama ini masih dianggap kalah pamor dibandingkan merek-merek Jepang dan Eropa. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik juga perlu ditingkatkan agar pertumbuhan BYD bisa lebih optimal.

Ad

RELATED ARTICLES

Ad

- Advertisment -

Most Popular