Dalam momen yang penuh emosi dan ketegangan politik, penyanyi Kanada, Chantal Kreviazuk, membuat gebrakan dengan memodifikasi lirik lagu kebangsaan Kanada, “O Canada”, sebelum pertandingan final 4 Nations Face-Off antara Kanada dan Amerika Serikat (AS) pada Kamis lalu. Kreviazuk mengganti baris “in all of us command” menjadi “that only us command” sebagai bentuk ekspresi kebanggaan dan perlawanan terhadap tekanan politik yang sedang terjadi antara kedua negara.
Perubahan lirik tersebut tidak hanya disampaikan secara langsung di depan penonton, tetapi juga diunggah di akun Instagram-nya. Kreviazuk memposting foto tangannya yang bertuliskan lirik yang dimodifikasi, disertai caption panjang yang menyiratkan ketegangan antara Kanada dan AS. Ia menulis, “Saya minta maaf jika Anda berpikir bahwa kami akan lebih baik jika dianeksasi. Seni bagi saya adalah ekspresi kebenaran kita. Di momen yang berpotensi bersejarah ini, saya percaya kita harus berdiri tegak, menggunakan suara kita, dan melindungi diri sendiri.”
Kreviazuk, yang berasal dari Winnipeg, juga menegaskan bahwa Kanada adalah negara berdaulat dengan budaya dan nilai-nilai yang unik. “Kanada, seperti Ukraina, adalah negara yang berdaulat. Kami memiliki budaya yang berbeda, bersatu dalam nilai-nilai, peduli, baik hati, dan kuat,” tulisnya.
Ketegangan Politik Memanas Sejak Era Trump
Ketegangan antara Kanada dan AS bukanlah hal baru. Sejak awal masa kepresidenan Donald Trump, hubungan kedua negara seringkali memanas. Trump kerap menyatakan keinginannya agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS, bahkan melontarkan sindiran kepada Perdana Menteri Justin Trudeau. Tidak hanya itu, ancaman tarif besar-besaran yang dilontarkan Trump juga dinilai dapat membahayakan ekonomi Kanada.
Ketegangan ini tidak hanya terasa di ranah politik, tetapi juga merambah ke dunia olahraga. Beberapa pekan terakhir, lagu kebangsaan AS, “The Star-Spangled Banner”, kerap mendapat cemoohan di berbagai arena olahraga di Kanada, termasuk di Montreal sebelum pertandingan pertama 4 Nations Face-Off. Sebaliknya, lagu “O Canada” juga sempat dicemooh oleh penonton di Boston sebelum pertandingan final, meskipun banyak yang tetap menyanyikannya hingga selesai.
Kemenangan Kanada dan Pesan Kuat untuk AS
Di tengah ketegangan yang memuncak, tim hoki es Kanada berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 dalam perpanjangan waktu, mengantarkan mereka meraih gelar juara 4 Nations Face-Off yang pertama. Turnamen ini digelar oleh NHL di tengah musim dan menjadi ajang persaingan sengit antara kedua negara.
Setelah pertandingan, Kreviazuk kembali mengunggah foto dirinya di Instagram dengan pose mengangkat kepalan tangan, disertai keterangan: “Keadilan menang.” Pesan ini seolah menjadi penegasan bahwa Kanada tidak akan mudah tunduk di bawah tekanan politik dari negara tetangganya.
Perdana Menteri Justin Trudeau juga tidak ketinggalan menyuarakan pesan serupa. Melalui akun X (sebelumnya Twitter), Trudeau menulis, “Kalian tidak bisa mengambil negara kami—dan kalian juga tidak bisa mengambil permainan kami.” Ungkapan ini semakin mempertegas sikap Kanada yang teguh mempertahankan kedaulatannya.