Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis tahun 2025, dengan menyiapkan 293 unit bus untuk mengantar warga Jakarta pulang kampung ke 20 kota di enam provinsi. Program ini mencatat peningkatan jumlah armada dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya menyediakan 259 unit bus. Langkah ini diambil untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang ingin mudik tanpa biaya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis tahun 2024 sangat tinggi, sehingga banyak warga yang belum terlayani. “Oleh karena itu, tahun ini kami menambah jumlah bus agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Syafrin dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Senin (17/2/2025).
Rute dan Tujuan Mudik
Program Mudik Gratis 2025 akan menjangkau 20 kota di enam provinsi, meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Beberapa kota yang menjadi tujuan utama antara lain Palembang (Sumatera Selatan), Bandar Lampung (Lampung), Kuningan dan Tasikmalaya (Jawa Barat), serta Tegal, Pekalongan, dan Sragen (Jawa Tengah). Selain itu, program ini juga melayani rute ke Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa Timur seperti Blitar dan Malang.
Tak hanya memfasilitasi perjalanan mudik, Pemprov DKI juga menyiapkan 228 unit bus untuk arus balik. Bus-bus tersebut akan mengangkut pemudik dari kota-kota tujuan kembali ke Jakarta setelah Lebaran. Selain itu, pemerintah juga menyediakan 10 truk khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua milik pemudik, memastikan perjalanan pulang kampung berjalan lancar dan nyaman.
Respons Masyarakat
Program Mudik Gratis ini mendapat respons positif dari warga Jakarta. Salah seorang calon pemudik, Rina (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini. “Tahun lalu saya tidak kebagian kursi karena antreannya panjang. Alhamdulillah tahun ini ada penambahan bus, jadi harapannya bisa mudik tanpa harus khawatir biaya transportasi,” ujarnya.
Meski demikian, beberapa warga berharap pemerintah bisa terus meningkatkan kapasitas armada dan memperluas jangkauan rute di tahun-tahun mendatang. “Semoga ke depannya tidak hanya kota-kota besar, tapi juga daerah-daerah kecil bisa terlayani,” harap Andi (45), warga Jakarta Selatan.
Optimisme Pemprov DKI
Syafrin Liputo menegaskan bahwa program Mudik Gratis ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang momen Lebaran. “Kami berharap program ini bisa meringankan beban warga Jakarta yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman,” ucapnya.
Dengan penambahan armada dan fasilitas pendukung, Pemprov DKI optimistis program Mudik Gratis 2025 akan berjalan lebih lancar dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur mudik dan meningkatkan keselamatan perjalanan.
Tantangan ke Depan
Meski telah menambah jumlah bus, tantangan terbesar tetap ada pada tingginya minat masyarakat. Untuk itu, pemerintah berencana melakukan evaluasi menyeluruh setelah program selesai, guna memastikan pelayanan yang lebih baik di tahun-tahun berikutnya.
Program Mudik Gratis 2025 resmi akan dimulai pada H-7 Lebaran, dengan pendaftaran yang dibuka secara online melalui platform resmi Pemprov DKI. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan mendaftar secepat mungkin mengingat kuota yang terbatas.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di momen spesial seperti Lebaran.