Friday, April 4, 2025
HomeSportEva Lys: "Lucky Loser" Perjuangannya Melawan Penyakit Autoimun

Eva Lys: “Lucky Loser” Perjuangannya Melawan Penyakit Autoimun

Eva Lys: "Lucky Loser" Perjuangannya Melawan Penyakit Autoimun di Australia Terbuka

Views: 0

Melbourne, (Newsindomedia) –Australia Terbuka, salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia, selalu menyimpan kisah menarik di balik lapangan. Salah satunya adalah perjalanan Eva Lys, seorang petenis yang awalnya mengira langkahnya di turnamen ini sudah berakhir setelah kekalahan di babak akhir kualifikasi. Namun, nasib berkata lain. Digelari “lucky loser” membawanya kembali ke arena, memberinya kesempatan bertanding melawan unggulan utama, Iga Świątek.

Keberuntungan di Tengah Tantangan

Bagi sebagian besar pemain, kembali ke turnamen setelah kalah di kualifikasi adalah peluang emas. Namun, bagi Eva Lys, perjalanan ini tidak hanya soal keberuntungan, tetapi juga perjuangan melawan rintangan yang jauh lebih besar.

Pada Maret tahun lalu, Lys mengungkapkan bahwa ia telah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan, yakni spondyloarthropathy. Diagnosis ini diterimanya pada tahun 2020, tak lama setelah memenangkan gelar ITF 25k pertamanya.

“Saat itu, saya merasa di puncak karier. Tetapi hidup memberi saya tantangan besar: spondyloarthropathy, penyakit autoimun yang memengaruhi tulang belakang dan, dalam beberapa kasus, sendi di tangan dan kaki,” ungkap Lys.

Perjuangan Fisik di Tengah Tekanan Olahraga

Spondyloarthropathy, jenis radang sendi yang menyerang tulang belakang, membuat Lys harus menghadapi tantangan fisik yang tidak mudah, terlebih sebagai atlet profesional. Hingga kini, belum ada obat yang benar-benar efektif untuk penyakit ini. Terapi yang ada lebih berfokus pada pengelolaan rasa sakit, mencegah komplikasi, dan menjaga mobilitas tubuh.

“Setiap hari adalah tantangan baru. Tapi tenis adalah hidup saya, dan saya tidak akan membiarkan penyakit ini menghalangi langkah saya,” tambah Lys dengan semangat.

Melawan Iga Świątek: Ujian Fisik dan Mental

Kini, Lys akan berhadapan dengan Iga Świątek, petenis nomor satu dunia, di babak utama Australia Terbuka. Meski pertandingan ini menjadi salah satu ujian terbesar dalam kariernya, Lys menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi dapat menjadi senjata utama melawan segala rintangan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Saya tahu ini akan sulit, tetapi berada di sini saja sudah merupakan kemenangan bagi saya. Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa apa pun yang terjadi, kita bisa terus berjuang,” katanya.

Kisah Inspiratif dari Lapangan Tenis

Kisah Eva Lys menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya tentang kemenangan atau kekalahan di lapangan. Perjuangannya melawan penyakit autoimun menunjukkan ketangguhan seorang atlet yang tak menyerah pada keadaan.

Australia Terbuka 2025 akan menjadi panggung bagi Lys untuk membuktikan bahwa mimpi besar tetap bisa diraih, meskipun dunia mungkin memberi kita hambatan yang tak terduga.

Ad

RELATED ARTICLES

Ad

- Advertisment -

Most Popular