(Newsindomedia) — Ernesto Valverde kembali mencuri perhatian di Piala Super Spanyol. Setelah meninggalkan kenangan pahit saat melatih FC Barcelona pada 2020, kini ia hadir di Arab Saudi sebagai pelatih Klub Atletik Bilbao dengan misi baru dan semangat yang berbeda.
Kenangan Pahit di Piala Super 2020
Valverde tidak akan pernah melupakan pengalaman tahun 2020, ketika ia menghadapi tekanan besar sebagai pelatih Barcelona. Di ajang Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Blaugrana harus menelan kekalahan menyakitkan 2-3 dari Atlético Madrid di semifinal. Kekalahan tersebut bukan hanya sebuah kekecewaan, tetapi juga menjadi titik balik dalam karier Valverde bersama Barcelona.
Meski saat itu Barca memimpin klasemen LaLiga dan berada di jalur persaingan gelar, kekalahan tersebut memperburuk situasi internal tim. Hubungan Valverde dengan para pemain dan pihak manajemen memburuk, yang akhirnya memaksa manajemen klub, di bawah pimpinan Josep María Bartomeu, untuk mengambil keputusan berat: memecat Valverde.
Akhir Era Bersama Barcelona
Selama dua setengah tahun di Camp Nou, Valverde sebenarnya memberikan sejumlah pencapaian, termasuk dua gelar LaLiga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Namun, kegagalan besar di Liga Champions, seperti kekalahan dramatis dari AS Roma dan Liverpool, serta kurangnya keharmonisan di ruang ganti, membuat masa jabatannya di Barca penuh dinamika.
Pemecatan Valverde terjadi dengan latar belakang yang rumit. Meskipun ia memimpin klub menuju prestasi domestik, krisis kepercayaan di internal klub mengakhiri masa kepelatihannya. Dengan penuh martabat, Valverde meninggalkan Barcelona setelah periode yang penuh pasang surut, meninggalkan warisan yang tetap menjadi bagian penting dari sejarah klub.
Babak Baru Bersama Klub Atletik
Kini, Valverde kembali ke Piala Super Spanyol, namun dengan suasana yang jauh berbeda. Sebagai pelatih Klub Atletik Bilbao, ia membawa tim yang menjadi juara Copa del Rey dan finalis musim lalu. Pengalaman Valverde sebagai mantan pemain dan pelatih klub asal Bilbao ini membuatnya sangat memahami karakteristik tim dan filosofi permainan mereka.
Klub Atletik Bilbao, di bawah komando Valverde, kini tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka siap menghadapi tantangan di Arab Saudi, tidak hanya untuk membuktikan kualitas tim, tetapi juga untuk menorehkan sejarah baru di Piala Super Spanyol.
Misi Valverde di Piala Super 2025
Kehadiran Valverde di Arab Saudi membawa kisah kebangkitan seorang pelatih yang telah melewati berbagai ujian dalam kariernya. Kali ini, ia memimpin tim yang memiliki semangat juang tinggi dan tradisi yang kuat dalam sepak bola Spanyol.
Pertanyaannya, akankah Valverde berhasil menebus luka lama dengan mengantarkan Klub Atletik Bilbao menuju kejayaan? Semua mata kini tertuju pada pelatih berpengalaman ini yang kembali ke panggung besar dengan tekad baru. (nsb/nim)
Baca Juga